Prodi IAT Bersama Pusat Studi Al-Qur’an dan Tafsir Sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Al-Qur’an

pada senin, 9 September 2024, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN SATU Tulungagung bekerja sama dengan Pusat Studi Al-Qur’an dan Tafsir (PSAT), Fakultas Ushuluddin , Adab, dan Dakwah (FUAD) sukses menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema “Qira’at Al-Qur’an: Menyeimbangkan Tradisi dan Inovasi”. Acara yang berlangsung di Aula Megah Pascasarjana UIN SATU ini dimulai pukul 08:00 WIBA dan dihadiri kurang lebih 300 peserta, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.

Acara dibuka resmi oleh Prof. Dr. KH. Kojin, M.Ag., Guru Besar Stilistika Al-Qur’an, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara warisan tradisi qira’at dengan inovasi di era modern. Seminar ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor I Prof. Dr. Abad Badruzaman, Dekan FUAD Prof. Dr. Akhmad Rizqan Khamami, serta Ketua dan Sekretaris Jurusan Ushuluddin, Dr. Akhol Firdaus, M.Pd. dan Naibin, M.Ag.

Seminar menghadirkan narasumber utama, Syaikh Fauzi Said Muhammadi Haikal, ulama dari Universitas Al-Azhar Mesir yang merupakan pakar qira’at Al-Qur’an. Dalam pemaparannya, beliau menyoroti pentingnya pelestarian sanad dalam bacaan Al-Qur’an serta pemanfaatan teknologi dalam penyebaran ilmu qira’at, tanpa menghilangkan esensi tradisi yang otentik.

Diskusi berjalan interaktif dan dipandu oleh moderator Dr. Rizqa Ahmadi, M.A., yang juga alumnus Al-Azhar. Direktur Pusat Studi Al-Qur’an dan Tafsir Alfa Mardiyana, M.Ag menyatakan bahwa seminar ini merupakan bentuk nyata dari komitmen UIN SATU dalam memajukan kajian Al-Qur’an yang komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan zaman. Seminar ini ditutup dengan pemberian ijazah sanad qira’at oleh Syaikh Fauzi kepada peserta yang memenuhi kriteria, sebagai bentuk pengakuan atas keterhubungan ilmu qira’at secara sanad hingga Rasulullah SAW.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syaikh Fauzi dalam suasana khidmat dan penuh keberkahan. Seminar ini diharapkan menjadi titik tolak pengembangan kajian Al-Qur’an di UIN SATU Tulungagung yang responsif terhadap zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai keilmuan klasik. Intaha..


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *